Salah Membaca Data, IPO KS Hanya Oversubscribe 1,8 kali!
- Please leave your comments here..
This is a tumblelog, kinda like a blog but with short-form, mixed-media posts with stuff I like. Scroll down a bit to start reading, or a bit more to read more about me.



Berikut ini adalah petikan dari berita yang diambil dari republika.co.id mengenai penjelasan kesalahan membaca data IPO Krakatau Steel.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menilai ada kesalahan dalam melihat angka kelebihan permintaan (oversubcribed) penawaran saham perdana (IPO) PT Krakatau Steel Tbk. Pemesanan yang sebelumnya dikatakan mencapai sembilan (9) kali pada realisasi hanya 1,8 kali.
“Tidak ada perbedaaan data oversubcribed, itu hanya ada salah pengertian dalam membaca. Katanya oversubcribed gede, itu menunjukan kelebihan minat dan minat itu tidak relevan,” ujar Kepala Bapepam LK, Fuad Rahmany, di kantor Kementrian Keuangan, Kamis (18/11).
Menurut Fuad, angka relevan dalam proses pemesanan itu hanya 1,8 kali dari alokasi yang ditawarkan sebesar 3,1 miliar lembar saham. Bahkan pada 4 November (proses penjatahan), tingkat pemesanan oleh investor hanya 1,5 kali. Tidak sampai angka dua kali lipatnya.
Soal oversubcribed mencapai 9,1 kali, kata Fuad, angka tersebut jauh sebelum tanggal 4 November. “Itu tanggal 25 sampai 26 Oktober sebelum keluar pernyataan efektif. Jadi gak bener kalau oversubcribed sampai 9 kali, itu salah mmbaca laporan,” terangnya.
Apakah ada kesalahan membaca oleh underwriter? Fuad berpendapat tidak demikian. “Saya rasa mereka mengerti. Yang penting sekarang masyarakat tahu. Kami sudah mengasih tahu ini loh sehingga masyarakat tahu soal Krakatau Steel (dengan harga Rp 850 per lembar saham). Semua wajar-wajar saja,” terangnya.
Red: Budi Raharjo
Rep: Teguh Fimansyah
Dapat Anda bayangkan, untuk suatu peristiwa sangat besar tersebut, IPO dari perusahaan baja terbesar di Indonesia, yang perencanaan awalnya sudah dimulai bertahun-tahun yang lalu, muncul sebuah kekonyolan, atau bahkan bisa kita sebut sebagai BANYOLAN yang patut kita tertawai dengan sekeras-kerasnya..
IPO KS ini sudah direncanakan sejak lama, prosesnya banyak disorot oleh media massa, dan masyarakat pun sangat antusias dan menunggu-nunggu serta berharap untuk dapat “mencicipi” kepemilikan dalam perusahaan ini.
Dari pemberitaan dan harapan yang begitu tinggi tersebut, yang terjadi malah anti-klimaks!! Masyarakat kecewa karena banyak yang memesan dan tidak kebagian jatah IPO. Pertanyaannya ke mana larinya saham IPO KS ini?
Berikutnya, hanya dalam dua hari melantai di BEI, saham KS mengalami aksi jual besar-besaran dari investor asing, investor yang digadang-gadang oleh menteri BUMN sebagai investor berkualitas dan memiliki time horizon jangka panjang. Pertanyaan berikutnya, bagaimana penentuan investor berkualitas itu?
Banyolan ketiga adalah bahwa ada isu yang berkembang bahwa ada sekelompok wartawan yang meminta jatah atas IPO KS tersebut, disebutkan bahwa wartawan tersebut meminta jatah sebanyak 1.500 lot! Kalau wartawan saja bisa meminta jatah, bagaimana dengan para anggota dewan? menteri? petinggi parpol? Sebelumnya, ada indikasi bahwa proses IPO ini diwarnai dengan aksi “jatah-jatahan” kepada para orang-orang yang, sepertinya, dianggap terhormat di atas.
Dan BANYOLAN terakhir yang terdapat juga di harian KOMPAS pagi ini adalah adanya kesalahan membaca data yang diungkap oleh Ketua BAPEPAM-LK Fuad Rahmany. Disebut Fuad, IPO KS hanya oversubscribe 1,8 kali. Jauh dari angka 9 kali yang selama ini, bahkan sampai hari ketujuh melantai diakui oleh para pihak yang memiliki wewenang dan tanggung jawab atas IPO KS, seperti Menteri BUMN, sekuritas yang menjadi underwriter, Bahana, Mandiri, dan Danareksa.
Pertanyaannya adalah, siapa yang bertanggung jawab atas PENYESATAN DAN PEMBOHONGAN PUBLIK ini?? Informasi yang seharusnya diketahui publik secara proporsional dan terbuka, malah menjadi banyolan yang menjijikan.
Kalau memang sudah baru diketahui sekarang, siapa yang bertanggung jawab atas perbedaan angka oversubscribe yang begitu besar tersebut?
Kalau sudah diketahui sejak lama, mengapa pada saat sebelum listing, hal tersebut tidak dibuka kepada publik? Bukankah IPO merupakaan Initial Public Offering, yang didalamnya mengandung makna bahwa publik sebagai pihak yang ditawarkan berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya, dan setransparan mungkin agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Saya pribadi tidak habis pikir di mana sebenarnya letak “banyolan” yang sedang berlangsung ini. Mungkin inilah yang menjadi wajah asli bangsa kita, berbanyol-banyol ria untuk mengisi harta pribadi.
Menteri BUMN sudah koar-koar dengan angka 9 untuk oversubscribe, para penjamin emisi (underwriter) pun setali tiga uang, pagi ini ada yang ujug-ujug menyumbangkan suaranya untuk mengatakan oversubscribe hanya 1,8 kali, dan dengan enteng menjawab bahwa ada kesalahan membaca data.
Bapak-bapak yang terhormat, Anda memiliki staf ahli, dan Anda sendiri pun bukan seorang amatiran, kan? Anda bukan seorang anak ingusan yang baru lahir kemarin sore yang dengan entengnya hari ini ngomong ini, besok ngomong itu, minta maaf dan tidak sama sekali merasa bersalah, kan?
Anda berada pada posisi dan jabatan Anda sekarang ini karena Anda dipercaya memiliki kemampuan dan keahlian, kan? Kalau hanya membaca data saja Anda tidak mampu, apa Anda tidak malu dengan anak SD?
14 November 2010
Bacaan Hari ini :
Mazmur 23:4 “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.”
__________________________________________
Apa yang Anda khawatirkan?
Ekonomi?
Kesehatan Anda?
Tagihan Anda?
Anak-anak Anda?
Apakah Anda khawatir tentang masa depan?
Faktanya adalah, ada banyak alasan untuk menjadi khawatir di dunia sekarang ini, tapi janji Tuhan adalah, bahkan saat Anda berada di lembah kekelaman, Dia berjalan di samping Anda.
Sungguh menarik untuk dicatat bahwa terdapat 365 ayat-ayat dalam Alkitab yang mengatakan, “Jangan takut.”
Tuhan memberikan kita satu pesan “Jangan takut” untuk setiap hari sepanjang tahun!
Tidak kah Anda berpikir Tuhan sedang berkata, “Pahamilah ini. Jangan takut “
Sungguh menarik bahwa hampir setiap kali Tuhan berbicara kepada seseorang dalam Alkitab, hal pertama yang Dia katakan, “Jangan takut!”
Mengapa?
Karena rasa sakit hati kita dan masalah emosional kita seringkali dapat menyebabkan kita berpikir bahwa Tuhan sedang marah,
bahwa Tuhan ingin menghukum kita dan menghajar kita karena terlalu banyak kesalahan yang kita perbuat.
Tapi hal ini tidak benar dan Yesus adalah buktinya.
Ketika kita memahami kasih karunia dan belas kasihan Allah, maka kita tidak perlu takut akan masa depan.
Yesus telah mengambil hukuman atas semua kesalahan yang pernah Anda perbuat atau yang akan Anda perbuat.
Dia membayar untuk itu di kayu Salib.
Jadi, ketika hal yang buruk terjadi, Anda tidak harus berpikir, “Tuhan sedang menghukum saya”
Sebaliknya, ingat ini, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku”
(Mazmur 23:4)
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 99-101; 1 Korintus 1:18-31
__________________________________________
Kata “Jangan Takut” yang ditulis dalam Alkitab sebanyak 365 kali adalah jaminan bahwa Tuhan berjalan bersama kita sepanjang waktu.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
13 November 2010
Bacaan Hari ini :
Mazmur 103:13-14 “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.”
__________________________________________
Tuhan memahami Anda sepenuhnya.
Dia menyadari kemanusiaan Anda.
Dia tahu apa yang membuat Anda sukses.
Dia tahu kesalahan Anda, ketakutan Anda, kegagalan Anda, dan frustrasi Anda.
Dia tidak mengharapkan Anda untuk menjadi Superman atau Superwoman.
Jika Anda adalah orangtua, apakah Anda mengasihi anak-anak Anda di setiap tahap perkembangan mereka atau apakah Anda menunggu sampai mereka dewasa untuk mencintai mereka?
Intinya adalah, Tuhan mengasihi Anda di setiap tahap perkembangan Anda sehingga Anda tidak harus memiliki rasa bersalah yang belum terselesaikan dan harapan yang tidak realistis.
Perhatikan ini :
- Tidak ada yang dapat lakukan yang akan membuat Allah mengasihi Anda lebih dari yang Dia lakukan sekarang.
- Tidak ada yang dapat Anda lakukan yang akan membuat Allah mengasihi Anda kurang dari yang Dia lakukan sekarang.
Kasih Allah itu tanpa syarat.
Kasih-Nya tidak didasarkan pada apa yang Anda lakukan atau tidak lakukan.
Saya ajak Anda berpikir seperti ini.
Saya memiliki tiga anak.
Semuanya harus belajar berjalan dan ketiga dari mereka melalui proses yang sama: Mereka mengambil langkah, mereka tersandung.
Mereka bangun, mengambil dua langkah, mereka tersandung lagi.
Mereka bangun dan jatuh kembali ke bawah tanpa mengambil langkah.
Mereka bangun, mereka jatuh ke belakang.
Mereka bangun dan mengambil beberapa langkah dan jatuh lagi.
Sebagai ayah mereka, apa reaksi saya? Apakah saya memarahi mereka?
“Apa yang kamu lakukan? Kamu anak saya. Anak saya tidak boleh tersandung!
Keluarga kita memiliki martabat. Kita tidak boleh tersandung. Bangunlah! Kamu dapat melakukan lebih baik dari itu”
Tentu saja saya tidak mengatakan hal konyol seperti itu kepada anak saya.
Tapi banyak dari kita berpikir bahwa begitulah cara Tuhan memperlakukan kita.
Kita berpikir bahwa setiap kali kita tersandung, Tuhan berkata, “Bangunlah! Apa yang kamu lakukan, bodoh? “
Alkitab mengajarkan kita bahwa, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus” (Roma 8:1).
Apa artinya?
Katakanlah saya mengambil kartu dan menulis setiap kesalahan yang sudah saya lakukan di atasnya (dan, Anda tahu, daftar saya itu bahkan tidak akan muat ditulis pada satu kartu).
Saya menuliskan semua dosa saya, semua kesalahan saya, semua kerangka di lemari saya, semua tindakan dan pikiran yang memalukan.
Dan kemudian saya menempatkan kartu itu di buku dan menutupnya.
Anda tidak dapat melihat kartu lagi. Anda hanya dapat melihat buku.
Itulah cara Tuhan melihat kita ketika Yesus dalam hidup kita.
Dia tidak lagi melihat dosa kita, Dia melihat Yesus bekerja dalam hidup kita.
Ketika saya datang kepada Kristus dan berkata,
“Tuhan, inilah hidupku. Segala sesuatu yang pernah saya lakukan, setiap kesalahan saya. Semua hal yang bodoh saya lakukan. Saya ingin menempatkan hidup saya dalam Yesus Kristus. “
Yesus membungkus saya dengan kasih-Nya, dan Allah Bapa melihat Yesus dan melihat bahwa Yesus adalah sempurna.
Dia tidak melihat dosa saya.
Itulah artinya untuk hidup dalam anugerah Tuhan.
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 96-98; 1 Korintus 1:1-17
__________________________________________
Dalam Yesus Kristus kita menerima kasih, pengampunan dan anugerah dari Tuhan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
12 November 2010
Bacaan Hari ini :
Amsal 4:23 “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”
__________________________________________
Jauh sebelum psikologi ditemukan, Tuhan mengatakan pikiran Anda menentukan perasaan Anda dan perasaan Anda menentukan tindakan Anda.
Jika Anda ingin mengubah hidup Anda, Anda harus mengontrol cara Anda berpikir.
Pikiran kita benar-benar merupakan sebuah ciptaan yang menakjubkan.
Akan membutuhkan komputer seukuran kota kecil hanya untuk melakukan fungsi dasar otak Anda.
Otak Anda berisi lebih dari seratus miliar sel saraf.
Setiap sel individu dihubungkan dengan sepuluh ribu neuron lain.
Selain itu, Anda terus-menerus berbicara kepada diri sendiri sepanjang waktu.
Pikiran Anda sedang berbicara dengan Anda! Anda sedang berbicara dengan diri Anda sekarang.
Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang berbicara dengan kecepatan 150 hingga 200 kata per menit, tapi pikiran dapat mendengarkan sekitar 500-600 kata per menit.
Itu sebabnya Anda dapat mendengarkan saya dan merencanakan makan malam hari ini pada waktu yang sama.
Bahkan, dialog internal kita-pembicaraan yang kita lakukan dengan diri kita sendiri-adalah pada tingkat 1.300 kata per menit.
Bagaimana ini mungkin? Karena pikiran kita melihat dalam gambar, dan Anda dapat melihat sebuah pikiran dalam waktu nano detik!
Masalahnya adalah banyak dari kita yang seperti Ayub, yang mengatakan, “Semua yang saya katakan sepertinya mengutuk saya” (Ayub 9:20 GN).
Dia mengatakan, pada dasarnya, “Semua yang saya katakan pada diri sendiri justru membuat saya down.”
Dengan kata lain, Anda sendiri adalah kritikus terburuk Anda.
Kita cenderung untuk membuat diri kita sendiri menjadi down.
Kita berjalan ke dalam ruangan dengan tersenyum, tapi di dalam hati kita berpikir, “Aku gemuk. Aku bodoh. Aku jelek. Dan aku selalu terlambat! “
Tuhan ingin kita berhenti membuat diri kita sendiri menjadi down.
Ketika Anda berpikir negatif tentang diri Anda, siapa yang sebenarnya sudah Anda buat down?
Ketika Anda mengatakan, “Saya gemuk. Saya bodoh. Saya jelek. Saya tidak baik. Saya tidak punya bakat,” Anda benar-benar telah menunjuk kepada Sang Pencipta yang menciptakan Anda.
Ketika Anda berkata, “Tuhan, saya tidak berguna. Saya jelek. Saya tidak bisa melakukan apa-apa,” Anda sebenarnya sedang berkata,” Tuhan, Engkau gagal menciptakan saya”
Itu sebabnya Tuhan berkata adalah sesuatu yang salah untuk berpikir negatif tentang diri Anda sendiri.
Bagaimana anda dapat menghilangkan pikiran dan perkataan negatif yang Anda lakukan pada diri Anda sendiri sehingga Anda dapat menjadi orang yang lebih percaya diri?
Alkitab mengajarkan sebuah prinsip : “Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8 )
Dengan kata lain, tidak berpikir tentang semua kelemahan dalam hidup Anda.
Fokus pada yang Tuhan inginkan atas diri Anda dan pada apa yang Tuhan ingin lakukan dalam hidup Anda.
Tidak ada penawar yang lebih baik untuk rasa percaya diri yang rendah (atau untuk menghadapi sakit hati, kebiasaan buruk dan kekecewaan) daripada membaca firman Tuhan setiap hari: mempelajarinya menghafalnya, merenungkannya, dan menerapkannya pada hidup Anda.
Tidak ada hal lebih baik yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan tingkat percaya diri Anda, selain mulai mempercayai apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Ketika saya membaca Alkitab, bab demi bab, saya menemukan sebuah ayat yang berbicara kepada saya.
Saya menulis di atas kartu, menghafalkannya, dan kemudian saya mulai menegaskan kembali kepada Tuhan. “Bapa, terima kasih bahwa saya berharga, saya berarti, saya diampuni, saya mampu.”
__________________________________________
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 93-95; Roma 16
__________________________________________
Biarkan Tuhan memperbarui pikiran Anda karena kehidupan Anda dibentuk oleh pikiran Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Quoted from : http://CPG.VEELABS.com